meski kau meramu waktu
menatap fajar...seakan terpaku...
pada pagi siang malamku,
menjauh...seperti angin membisu
terbawa arus samudera pilu...
dalam kenangan...cinta tersipu
senyuman yang kurindu...
menjadi perisai kegamanganku
bukan sebagai pemisah temu
karena kau...merajut asaku,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar