ketika jemari menulis rindu....pena menorehkan duka,
saat batin ingin bicara....bibir tak mampu berkata,
kala air mata menetes....tangan tak mampu menghapusnya....
segala lara bersimpuh....dalam genangan derita,
seakan mengingatkan hidup yang hanya sementara....
pilihan ada di depan mata,tp kubertahan sekalipun menyakitkan....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar