dalam naungan maha kasih...
kurengkuh indahnya mentari...
bersama cahayanya kutelusuri...
adakah bias warna pada langitmu...
akan kutemukan dan kupetik...
seuntai asa sebuah mimpi...
kenyataan tentang elegi...
jua bahagia yang bersemi...
berakhir dalam sebentuk hati...
Senin, 20 Januari 2020
Rabu, 15 Januari 2020
Pemimpi
hanya sebatas ingin bersandar
walau itu hanya mimpi...
selalu bergelayut...dan bergemuruh...
bermuara dalam serambi hati
tak bisakah ada dirimu kini...
menjembatani dalam diri,
meyakinkan ketulusan hakiki...
walau itu hanya mimpi...
selalu bergelayut...dan bergemuruh...
bermuara dalam serambi hati
tak bisakah ada dirimu kini...
menjembatani dalam diri,
meyakinkan ketulusan hakiki...
Senin, 13 Januari 2020
Resahku
hanya senja dalam kaca...
kutunggu dengan segenap rasa...
ku menatapnya...dengan suka cita
biasnya kudekap sepenuh jiwa...
dan mungkiin kau tak memaknainya
karena lebih memilihnya...
sepasang mata tanpa cerita,
kutunggu dengan segenap rasa...
ku menatapnya...dengan suka cita
biasnya kudekap sepenuh jiwa...
dan mungkiin kau tak memaknainya
karena lebih memilihnya...
sepasang mata tanpa cerita,
Sabtu, 11 Januari 2020
Takdir...
Saat kau berusaha sebaik-baiknya namun kau tak berhasil....
Saat kau dapatkan yang kau inginkan namun tak kau butuhkan,
Saat kau merasa begitu lelah namun tak bisa terlelap...
Saat kau kehilangan sesuatu yang tak tergantikan...
Saat kau terlalu cinta,dan tak bisa melepaskannya...
Adakah yang lebih buruk dari itu...
Saat kau dapatkan yang kau inginkan namun tak kau butuhkan,
Saat kau merasa begitu lelah namun tak bisa terlelap...
Saat kau kehilangan sesuatu yang tak tergantikan...
Saat kau terlalu cinta,dan tak bisa melepaskannya...
Adakah yang lebih buruk dari itu...
Minggu, 05 Januari 2020
Dia
rintikmu masih merdu....
yang selalu setia menemaniku,
gemericiknya menggenangi dan menghantarkanku pada kenangan....
yang pernah terajut di masa silam,
menguak luka kembali bersemayam,
namun tak mampu kudustai....
setitik hati masih menanti,
mengharap temu dalam doa,
meski hujan kan menghapusnya....
yang selalu setia menemaniku,
gemericiknya menggenangi dan menghantarkanku pada kenangan....
yang pernah terajut di masa silam,
menguak luka kembali bersemayam,
namun tak mampu kudustai....
setitik hati masih menanti,
mengharap temu dalam doa,
meski hujan kan menghapusnya....
Langganan:
Postingan (Atom)
harapan yang patah
merindumu sama seperti gelisahku... melukis namamu di lautan biru... menatap wajahmu di langit kelabu... senada tapi ada ragu... terasa tapi...
-
rintikmu masih merdu.... yang selalu setia menemaniku, gemericiknya menggenangi dan menghantarkanku pada kenangan.... yang pernah terajut...